Tingkatkan Pelayanan, RSUD Arifin Achmad Luncurkan Brankar Listrik untuk Mobilisasi Pasien

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:56:29 WIB
Brankar listrik sedang membawa pasien di RSUD Arifin Achmad/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru kini memiliki brankar listrik untuk memobilisasi pasien dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) menuju ruang rawat inap. Alat ini diklaim sebagai yang pertama di Sumatera.

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Prastiningsih, mengatakan pengadaan brankar listrik merupakan upaya meningkatkan layanan mobilisasi pasien.

"Brankar listrik ini adalah upaya kita dalam meningkatkan pelayanan terhadap mobilisasi pasien dari IGD ke ruangan rawat inap. Mengingat luas rumah sakit kita sekitar kurang lebih 8 hektare, sehingga jarak dari IGD ke ruang rawat inap itu cukup jauh," kata Yusi, Jumat (16/10/2026).

Dikatakan Yusi, selama ini, pengantaran pasien dilakukan dengan brankar manual yang didorong oleh pekarya. Dengan jumlah pasien yang banyak dan jumlah pekarya yang terbatas, proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Sehingga, kita upayakan untuk menyediakan brankar listrik yang lebih nyaman, lebih cepat dan bisa menghemat dana. Karena anggaran kali ini terbatas, kita berkolaborasi dengan pihak swasta, salah satunya perbankan. Dan BSI memberikan hibah berupa brankar listrik ini," ujarnya.

Yusi berharap kehadiran brankar listrik dapat memberikan kenyamanan bagi pasien dan mempercepat pengantaran pasien dari IGD menuju ruang rawat inap.

"Mudah-mudahan masyarakat terlayani dengan baik, memberikan kenyamanan bagi pasien di RSUD Arifin Achmad. Dan pengantaran pasien dari IGD menuju ruang rawat inap lebih cepat," katanya.

Ia menjelaskan keunggulan brankar listrik tersebut, yakni hanya membutuhkan satu orang supir dan dapat menampung satu orang pasien beserta pendamping.

"Ini adalah pertama di Sumatera. Brankar ini hanya membutuhkan 1 orang supir, dan dapat menampung 1 orang pasien dengan pendamping pasien. Jadi pendamping pasien tidak tertinggal," pungkasnya.

Yusi juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pihak perbankan yakni Bank Syariah Indonesia yang telah mendukung pelayanan di rumah sakit pemerintah tersebut.

"Terwujudnya fasilitas pendukung ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan BSI. Ungkapan terima kasih setinggi-tingginya atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. Karena kolaborasi ini, kita dapat melangkah bersama untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, dan penuh rasa empati," pungkasnya.*****

 

Terkini