Pemprov Riau Soroti Fenomena LGBT di Kalangan Anak Muda, Sekda: Butuh Penanganan Terpadu

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:17:03 WIB
Syahrial Abdi/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Provinsi Riau menegaskan persoalan terkait LGBT di tengah masyarakat perlu penanganan terpadu. Tidak hanya pemerintah, peran keluarga dan lingkungan sosial dinilai krusial.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan isu LGBT di kalangan generasi muda saat ini menjadi perhatian serius pemerintah. Penanganan harus dilakukan secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku.

"Terkait isu-isu LGBT di kalangan generasi muda saat ini merupakan fenomena penyimpangan perilaku. Tentu hal tersebut telah menjadi perhatian kita bersama di tengah masyarakat," kata Syahrial Abdi di Halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, Pemprov Riau telah memasukkan persoalan sosial yang berkaitan dengan generasi muda, termasuk isu tersebut, ke dalam rencana pembangunan daerah.

"Secara ketentuan dalam rencana pembangunan daerah, kita telah menempatkan hal ini sebagai isu yang perlu diatasi dan ditangani dengan baik sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku," jelasnya.

Untuk penanganan di lapangan, Pemprov Riau telah menyiapkan perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya. Penanganan tidak hanya menyangkut aspek ketertiban, tetapi juga pemberdayaan, perlindungan anak, dan ketahanan keluarga.

"Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan beberapa dinas terkait untuk melakukan penanganan. Mulai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau hingga ada Satpol PP untuk penegakan hukum peraturan daerah," terangnya.

Syahrial menjelaskan, pembagian peran antar OPD diperlukan agar penanganan berjalan sesuai tupoksi masing-masing, dengan tetap mengedepankan koordinasi dan koridor peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pasalnya, fenomena tersebut berada di tengah masyarakat dan bersinggungan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

"Namun di sisi lain, persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendirian. Karena fenomena LGBT berada di tengah-tengah masyarakat dan ada di sekitar kita sehari-hari, maka sistem peringatan dini di tingkat masyarakat sangatlah kita perlukan," tegasnya.*****

 

Terkini