LIPO - Ledakan jalur pipa gas milik PT Transgasindo (TGI) yang terjadi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Sabtu (3/1/2026) sekira pukul 16.30 WIB kemarin mengakibatkan kerusakan rumah warga dan kendaraan, serta menimbulkan korban luka bakar.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, lokasi kejadian berada di Jalan Lintas Timur Km 289, RT 002 RW 004, Dusun Paoh Nilo, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Inhil yang berjumlah dua orang langsung menuju lokasi kejadian dari Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru Selensen. Selanjutnya, Kalaksa BPBD Inhil R Arliansah memimpin langsung penanganan di lapangan.
Dikatakan Arliansah, BPBD Inhil bersama unsur terkait melakukan koordinasi menyeluruh untuk penanganan awal, diantaranya evakuasi warga yang berada di sekitar jalur pipa gas serta mengimbau masyarakat agar menjauh dari lokasi kejadian demi keselamatan.
Selain itu, BPBD Inhil berkoordinasi dengan Polres Inhil, Polsek Kemuning, Danramil Kemuning, Camat Kemuning, serta Kepala Desa Batu Ampar. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak PT TGI guna memutus jalur distribusi gas agar kebakaran tidak meluas.
Tim gabungan disiagakan di lokasi kejadian untuk meminimalisir dampak lanjutan serta mengantisipasi kemungkinan kejadian berulang. Aparat juga melarang masyarakat untuk mendekati area ledakan.
Dari pendataan sementara BPBD Inhil, lanjut Arliansah, peristiwa tersebut berdampak terhadap lima kepala keluarga dengan total 17 jiwa. Sebanyak empat unit rumah mengalami rusak berat, tiga unit rumah rusak ringan, serta satu unit gudang alat berat mengalami rusak ringan.
Selain itu, tercatat 10 orang warga mengalami luka bakar. Kerusakan juga terjadi pada kendaraan, yakni tujuh unit mobil hauling dengan rincian satu unit rusak berat dan enam unit rusak ringan, serta delapan unit sepeda motor yang mengalami rusak berat. Kebun milik warga seluas kurang lebih empat hektar turut terdampak. Warga terdampak melakukan pengungsian secara mandiri.
“Kondisi di lokasi kejadian telah kondusif. Api sudah berhasil dipadamkan dan arus lalu lintas Riau–Jambi kembali dibuka,” tutup Arliansah.*****