Ranperda Investasi Riau Masuk Tahap Lanjutan, DPRD Siapkan Pembentukan Pansus

Ranperda Investasi Riau Masuk Tahap Lanjutan, DPRD Siapkan Pembentukan Pansus
Abdullah/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Investasi Riau kini memasuki tahapan lanjutan di DPRD Riau. Pembahasan regulasi ini dinilai penting untuk mendorong masuknya investasi dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah, mengatakan setelah penyampaian pandangan fraksi dalam rapat paripurna, tahapan selanjutnya adalah jawaban gubernur. Setelah itu, DPRD akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas Ranperda Investasi tersebut.

“Sekarang tinggal di DPRD. Kemarin sudah paripurna pandangan fraksi, setelah itu jawaban gubernur. Setelah jawaban gubernur, pembentukan pansus,” kata Abdullah, Selasa 1 September 2026.

Menurut Abdullah, Ranperda Investasi diperlukan untuk menciptakan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Riau. Salah satu hal yang perlu diperkuat adalah kemudahan perizinan dan fasilitas bagi investor.

Ia menyebut masih ada keluhan terkait proses perizinan yang lambat. Karena itu, birokrasi dinilai perlu dipangkas agar investasi dapat masuk lebih cepat.

“Yang penting kaitannya dengan kemudahan perizinan, kemudahan fasilitas ketika investasi masuk, insentif fiskal itu. Termasuk keluhan-keluhan soal lambatnya perizinan. Birokrasinya ini harus dipangkas,” tegasnya.

Abdullah menilai peningkatan investasi akan memberikan dampak langsung terhadap ekonomi Riau, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, investasi juga diharapkan mendorong hilirisasi komoditas unggulan Riau. Salah satunya kelapa sawit yang menurutnya memiliki banyak produk turunan dengan nilai tambah lebih tinggi.

“Dengan kenaikan investasi, ini membuka lapangan kerja. Investasi naik, PAD naik, lapangan kerja bertambah, putaran ekonomi semakin baik,” ujar politisi PKS ini.

Namun, pembentukan pansus Ranperda Investasi masih menunggu penyelesaian sejumlah pansus yang sedang berjalan di DPRD Riau. Abdullah mengatakan DPRD memiliki batas maksimal pansus yang dapat berjalan secara bersamaan.

Saat ini terdapat empat pansus yang belum selesai. Sementara empat pansus baru, termasuk pansus investasi, juga harus segera dibentuk.

“Empat tambah empat jadi delapan. Makanya harus selesaikan dulu yang empat lama. Kalau mau masuk yang baru, harus tutup tiga paling tidak,” jelas Abdullah.

Ia berharap pansus yang sedang berjalan dapat segera diselesaikan sehingga pembahasan Ranperda Investasi bisa dimulai.

“Harus selesai tiga paling tidak. Maka ini sekaligus diulur dulu, selesaikan cepat yang ini. Itu saja, sekarang DPRD lagi,” pungkasnya.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Pansus

Index

Berita Lainnya

Index