Harga Sembako Melonjak, DPRD Riau Minta Bantuan Petani Jangan Dipangkas

Harga Sembako Melonjak, DPRD Riau Minta Bantuan Petani Jangan Dipangkas
Adam Syafaat

PEKANBARU, LIPO - Ketua Komisi II DPRD Riau, Adam Syafaat, meminta Pemprov Riau tidak mengurangi bantuan untuk petani. Menurutnya, pasokan pangan dari petani sangat berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok.

Adam menjelaskan, salah satu penyebab naiknya harga bahan pokok di Riau adalah konflik di luar negeri. Konflik ini berdampak pada kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

"Karena langka, kendaraan di SPBU harus mengantre panjang. Akibatnya, transportasi pengangkut bahan pokok terganggu dan harga pangan ikut naik," kata Adam, Kamis 22 Oktober 2026.

Selain itu, harga sembako seperti cabai dan beras juga terpengaruh cuaca. Menurut Adam, cuaca sangat mempengaruhi hasil panen.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah tetap memberikan bantuan kepada petani. Bantuan seperti pupuk sangat dibutuhkan petani.

"Dengan bantuan pupuk, petani bisa menghemat biaya perawatan tanaman. Ini juga berpengaruh terhadap harga bahan pokok," jelasnya.

Adam menambahkan, jika petani cabai mengeluarkan biaya besar, hasil panen pasti dijual lebih mahal dari modal.

"Kami berharap pemerintah tetap membantu petani cabai meskipun sedang defisit. Jangan dikurangi. Tapi kemarin malah dikurangi banyak," ujarnya.

Ia menyebut, Pemprov Riau sebelumnya menargetkan 200 hektare untuk petani cabai. Namun kenyataannya target itu tidak tercapai.

"Setelah kami evaluasi, 200 hektare itu tidak ada. Makanya kami minta bantuan untuk petani jangan dikurangi. Bantu petani cabai ini," tegasnya.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Sembako

Index

Berita Lainnya

Index