Buka Seleksi Komisaris dan Direktur, DPRD Minta Figur Paham Kondisi PT SPR

Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:25:36 WIB
Abdul Wahid/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Panitia Seleksi PT Sarana Pembangunan Riau (Perseroda) resmi membuka seleksi calon Komisaris dan Direktur. Pembukaan seleksi tersebut diumumkan melalui Pengumuman Nomor 4/PANSEL/SPR/2026.

Seleksi ini dilakukan untuk menjaring figur pimpinan yang dinilai mampu membawa perusahaan daerah tersebut berkembang lebih profesional, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan bisnis ke depan.

Menanggapi proses seleksi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah, memberikan sejumlah catatan penting. Ia menekankan bahwa calon Komisaris dan Direktur yang akan memimpin BUMD tersebut harus benar-benar memahami kondisi riil perusahaan, bukan hanya sekadar pandai menyusun visi dan misi.

"Calon komisaris dan direktur mesti dipaparkan soal kondisi SPR. Kondisi keuangan, usaha, modal kerja, sumber daya manusia (SDM), hingga persoalan yang ada di dalamnya. Jangan cuma punya visi misi dan rencana tapi tidak tahu kondisi aktual di dalamnya," ujar Abdullah di Pekanbaru, Sabtu 28 Maret 2026.

Menurutnya, proses seleksi harus mampu memperlihatkan isi dari kapasitas calon, bukan sekadar melihat kulit luar. "Tampakkan isi, jangan cuma kulit. Jangan sampai mereka tahu gaji dan fasilitas, tapi tidak tahu problem yang bakal mereka hadapi," tegasnya.

Politisi PKS itu juga memperingatkan bahwa kesalahan dalam memilih pimpinan perusahaan daerah akan berakibat fatal pada kemajuan BUMD tersebut. Ia mencontohkan, jika pemimpin yang terpilih hanya sekadar "asal berani" lalu mundur di tengah jalan karena tidak sanggup menghadapi tekanan, maka kemajuan perusahaan akan sulit terwujud.

"Kalau sekedar tidak berhasil kemudian setahun mundur, banyak yang bisa. BUMD akan jalan di tempat dan mundur. Kita butuh sosok yang benar-benar siap dengan segala tantangan dan mampu membawa SPR ke arah yang lebih baik," pungkasnya.

Terkini