Mitra Pengemudi dan Penumpang Jadi Korban Tabrakan di Pekanbaru, Maxim Siapkan Santunan

Mitra Pengemudi dan Penumpang Jadi Korban Tabrakan di Pekanbaru, Maxim Siapkan Santunan
Ilustrasi/F: ist

LIPO - Pihak Maxim Indonesia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya driver Maxim yang diakibatkan insiden tabrakan dengan bus Pelangi, pada Minggu (04/04/26) di Pekanbaru. 

Pihak Maxim, melalui Yuan Ifdal Khoir, sebagai Public Relations Manager Maxim Indonesia, menyampaikan, rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa mitra pengemudi Maxim dan penumpangnya tersebut. 

“Dengan ini, kami sampaikan rasa prihatin kami atas musibah yang menimpa mitra pengemudi Maxim,” ucap Yuan, melalui surat elektronik yang dikirimkan Redaksi LIPUTANOKE, pada Selasa (07/04/26). 

Atas peristiwa kecelakaan tersebut, Yuan menyatakan, pihak Maxim telah berkoordinasi dan membantu pihak Kepolisian untuk menyediakan informasi serta bukti pendukung guna membantu proses penyelidikan dan penegakan hukum lebih lanjut. 

“Kami berharap proses penyelidikan bisa berlangsung dengan baik, sehingga pelaku dapat memperoleh hukuman yang setimpal atas kelalaian yang telah dilakukannya dan pihak korban segera mendapatkan keadilan atas peristiwa tersebut,” harap Yuan. 

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam menghadirkan layanan yang aman dan nyaman, Maxim memiliki program perlindungan YPSSI (Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia) untuk menyediakan santunan kepada mitra pengemudi maupun penumpang yang mengalami kecelakaan atau musibah pada saat menggunakan layanan Maxim. 

“Untuk proses pengajuan santunan YPSSI dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor Maxim Pekanbaru atau melalui e-mail di info@ypssisocial.org dan laman https://ypssisocial.org/,” tutupnya. 

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di Jalan Yos Sudarso (Siak II), Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Minggu (5/4/2026) malam. 

Seorang driver taksi online Maxim, Candra Cindunata (38), meninggal dunia setelah mobil Daihatsu Sirion yang dikemudikannya ditabrak bus Pelangi.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, mengungkapkan insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 20.50 WIB di depan CV Sinar Menuju Sukses.

“Kecelakaan lalu lintas antara bus Pelangi dengan mobil Daihatsu Sirion mengakibatkan satu orang meninggal dunia, yaitu sopir Sirion,” ujar Satrio, Senin (6/4/2026).

Akibat kecelakaan tersebut, Candra mengalami luka berat di bagian wajah dan kepala, dan tak tertolong. Sedangkan penumpangnya, M. Azka (14), mengalami luka ringan berupa lecet di bahu, telinga, dan lutut. Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Sementar supir bus Pelangi melarikan diri, dan masih dalam pengejaran polisi. *****

 

 

 

 

 

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Kecelakaan

Index

Berita Lainnya

Index