Agar Bantuan Tepat Sasaran, Bupati Siak Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 | 22:08:07 WIB

SIAK, LIPO - Bupati Siak Afni Zulkifli meluncurkan Sensus Ekonomi 2026, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menyambut baik sensus ekonomi yang dilaksanakan 10 tahun sekali.

Afni menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah penting untuk memetakan kondisi riil sektor usaha dan memperkuat dasar penyusunan kebijakan ekonomi daerah.

"Saya mengajak kita semua menyukseskan sensus ekonomi 2026. Ini sangat penting bagaimana kedepan bantuan yang kita salurkan lebih tepat sasaran," ujarnya di Zamrud Room, komplek Rumah Rakyat, Senin (15/6/2026).

Afni menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 ini berbeda dari tahun sebelumnya karena data yang disajikan lebih lengkap yang didalamnya ada isu-isu strategis seperti MBG dan Koperasi Merah Putih.

"Pada sensus ekonomi 2026 banyak menghadirkan data-data yang lengkap terutama dalam menyediakan isu-isu strategis program nasional yaitu MBG dan Koperasi Merah Putih yang dimana programnya sangat bagus namun perlu penyempurnaan saja kita ingin uang negara dikelola dengan baik dan tepat sasaran," terangnya.

Afni menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak mengalami peningkatan dibandingkan Kabupaten Lainnya yang ada di Provinsi Riau dari yang sebelumnya 2,31 persen pada tahun 2021 laju pertumbuhan ekonomi daerah ini terus meningkat hingga mencapai 5,87 persen pada 2025

"Alhamdulillah, kita menempati posisi kedua se Provinsi Riau dalam pertumbuhan ekonominya di bawah Kota Pekanbaru, tapi saya belum puas karena itu berdasarkan  statistik namun realitanya belum sepenuhnya saya rasakan. Jadi perlu kerja ekstra dari kita semua dalam memajukan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak," tambah Afni.

Kepala BPS Kabupaten Siak Nugroho Imam Darodjat mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Perangkat Daerah atas kolaborasi yang terjalin dengan baik. Menurutnya, sensus ekonomi tidak bisa tercapai dengan baik, tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan.

"Pada hari ini seluruh masyarakat Indonesia mengukir sejarah memulai sensus ekonomi 2026. Sensus ini tidak hanya milik BPS, tapi milik seluruh masyarakat Indonesia. Nantinya hasil sensus ini akan banyak manfaatnya dalam mengambil kebijakan ekonomi, sosial dan rumah tangga dan variabel yang disediakan," pungkasnya.*****

 

 

Terkini