Riau Dikerubungi Hotspot, Ayat Cahyadi Dorong Masyarakat Aktif Cegah Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:55:04 WIB
Ayat Cahyadi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali mengalami peningkatan. Berdasarkan pantauan BMKG Stasiun Pekanbaru, sebanyak 87 titik panas terdeteksi di wilayah Riau pada Rabu 19 Agustus 2026.

Jumlah tersebut meningkat 12 titik dibandingkan sehari sebelumnya, Selasa 18 Agustus 2026, yang tercatat sebanyak 75 hotspot.

Anggota DPRD Riau, Ayat Cahyadi, mengaku prihatin dengan masih munculnya titik panas dan potensi karhutla di sejumlah wilayah Riau.

"Saya sangat prihatin masih adanya karhutla. Pemerintah daerah, kepolisian dan TNI sudah maksimal dalam melakukan upaya penanganan karhutla," ujar Ayat, Rabu 18 Agustus 2026.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Tapi peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.

"Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Ini urgen dalam mengatasi karhutla," tegasnya.

Ayat menilai sinergi antara pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat harus terus diperkuat. Karena dengan keterlibatan semua pihak, potensi kebakaran dapat ditekan dan penanganan titik api bisa dilakukan sedini mungkin.*****

 

Terkini