Apresiasi Kinerja Karhutla di Riau, Prabowo Minta Kapolda dan Pangdam Naik Jabatan

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:38:38 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto/ist

PEKANBARU, LIPO — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi atas kinerja jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Presiden melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kampar untuk meninjau langsung upaya penanganan karhutla di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menerima paparan kondisi terkini dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Di sela kunjungan, Presiden sempat menanyakan masa tugas kedua pimpinan tersebut.

"Pangdam sudah berapa lama disini?," tanya Prabowo.

"Siap sudah 1 tahun," jawab Pangdam.

Presiden Prabowo kemudian kembali menanyakan hal yang sama kepada Kapolda.

"Kapolda?," tanya Prabowo.

"Siap, baru 17 bulan kurang lebih Bapak," jawab Kapolda Riau.

Menanggapi hal itu, Prabowo meminta agar dilakukan evaluasi serta dirumuskan kebijakan yang membuka peluang peningkatan karier bagi para pejabat yang dinilai berprestasi.

“Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik,” ujar Prabowo kepada Kapolri dan Panglima TNI.

Namun Prabowo juga meminta agar Kapolda dan Pangdam untuk menyelesaikan penanganan Karhutla terlebih dahulu.

"Anda tahu saya kan? Kalau gak beres saya juga ketus-ketus. Tapi kalau bagus saya bicara juga bagus," ucap Prabowo.

Selain itu, Presiden juga menyoroti progres penanganan karhutla, termasuk target penyelesaian lahan terbakar. Ia meminta agar perkembangan penanganan, khususnya terhadap sekitar 900 hektare lahan yang masih terdampak, dapat segera dilaporkan kepada pimpinan TNI dan Polri setelah berhasil dituntaskan.

“Begitu 900 hektare selesai, saya minta laporannya,” tegasnya.

Prabowo mengungkapkan, sebelum mendarat di Riau dirinya sempat diliputi kekhawatiran terhadap kondisi karhutla. Namun, setelah memperoleh laporan dari lapangan, ia mengaku lega karena situasi dinilai semakin terkendali.

“Saya sempat berdebar-debar, khawatir situasinya memburuk. Tapi ternyata saya mendapat kabar yang membesarkan hati,” ungkapnya.

Menurut Presiden, capaian positif tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak. Ia menekankan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Ini kerja keras semua pihak. Terima kasih, ini teamwork,” ujarnya.

Prabowo juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, hingga masyarakat sipil.

“Semua bergerak bersama. Inilah yang kita harapkan,” katanya.

Di akhir kunjungan, Presiden meminta agar upaya penanganan terus dioptimalkan hingga seluruh titik kebakaran dapat dituntaskan. Ia menekankan pentingnya percepatan pemadaman sekaligus memastikan kondisi benar-benar terkendali di lapangan.

“Laksanakan terus, minimalkan, dan pastikan semuanya terkendali,” pungkasnya.(***)

Tags

Terkini