PEKANBARU, LIPO – Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Sepanjang operasional Posko Terpadu yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara melayani sebanyak 204.184 penumpang dengan total 1.396 pergerakan pesawat udara.
Sesuai dengan prediksi, puncak arus balik terjadi pada 4 Januari 2026. Pada hari tersebut, pergerakan penumpang mencapai 11.939 orang, menandai tingginya mobilitas masyarakat di penghujung masa libur panjang.
Kondisi ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan pengelolaan operasional bandara dalam mengantisipasi dan mengendalikan kepadatan arus penumpang secara optimal.
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Achmad menyampaikan bahwa secara keseluruhan operasional pelayanan bandara selama periode Nataru berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Selama periode Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II mampu memberikan kinerja pelayanan yang optimal. Total penumpang yang kami layani mencapai 204.184 orang dengan 1.396 pergerakan pesawat,” ujar Achmad, Senin (5/1/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat, mulai dari unsur keamanan, maskapai, hingga instansi terkait lainnya, atas kesiapsiagaan dan sinergi dalam memastikan kelancaran, keamanan, serta kenyamanan layanan kebandarudaraan selama periode libur Nataru.
Lebih lanjut, Achmad menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bandara SSK II, sekaligus menunjukkan kesiapan bandara dalam mengelola peningkatan trafik penerbangan secara berkelanjutan.
Dari sisi kinerja, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II juga mencatatkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Tercatat, pergerakan pesawat udara meningkat 9,4 persen, sementara jumlah penumpang mengalami kenaikan 5,1 persen dibandingkan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2024," ungkapnya.
Ke depan, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan berkelanjutan melalui penguatan layanan operasional, optimalisasi fasilitas kebandarudaraan, serta peningkatan koordinasi seluruh unsur kebandarudaraan guna menjawab dinamika pertumbuhan trafik penumpang dan penerbangan.(***)