Cegah Banjir, Anggota DPRD Riau Imbau PLTA Koto Kampar Hentikan Pembukaan Pintu Air

Cegah Banjir, Anggota DPRD Riau Imbau PLTA Koto Kampar Hentikan Pembukaan Pintu Air
Sella Pitaloka/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Anggota DPRD Riau dari Dapil Siak-Pelalawan, Sella Pitaloka, mengimbau pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Kampar untuk tidak lagi melakukan pembukaan pintu air secara mendadak. 

Imbauan ini disampaikan untuk mencegah potensi banjir yang dapat mengancam keselamatan ribuan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru.

Meskipun volume air Sungai Kampar dilaporkan mengalami kenaikan, kondisi masyarakat saat ini masih dinyatakan aman dan lancar. Namun, politisi dari PDI Perjuangan itu menekankan pentingnya kewaspadaan.

"Masyarakat harus selalu waspada dengan kondisi air yang kita tidak tahu. Kita ambil pelajaran dari bencana banjir yang mendadak di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara kemarin. Jangan sampai kejadian seperti itu terjadi, terlebih di daerah Pelalawan," ujar Sella Pitaloka pada Rabu 7 Januari 2025 kemarin.

Ia mengungkapkan, Bupati Pelalawan, Zukri, telah melakukan kunjungan dan koordinasi langsung dengan pengelola PLTA Koto Kampar. Dalam pertemuan tersebut, disepakati perlunya pemberitahuan resmi dan tepat waktu kepada pihak berwenang dan masyarakat jika ada rencana pembukaan pintu air.

"Beliau (Bupati) sudah komunikasi agar ada pemberitahuan jika ada pembukaan pintu air, jangan asal buka. Sehingga masyarakat Pelalawan bisa mengantisipasi dan bisa waspada untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Sella.

Sella memperingatkan, pembukaan pintu air tanpa koordinasi yang baik, seperti yang terjadi pada awal Maret 2025 lalu, berpotensi menimbulkan dampak serius. Ribuan warga yang tinggal di kawasan dekat aliran sungai di Pelalawan dan Pekanbaru dapat terdampak.

"Kami menghimbau PLTA Koto Kampar agar jangan sampai dibuka lagi pintu air. Kami juga banyak berdoa agar tidak banjir lagi," tegasnya.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Banjir

Index

Berita Lainnya

Index