PEKANBARU, LIPO - Helat Akbar Anugerah Pendidikan Riau 2026 yang digelar Dewan Pendidikan Provinsi Riau berjalan lancar dan sukses, Rabu, 27 Mei 2026.
Ratusan siswa, guru dan pemerhati pendidikan dan tokoh masyarakat, Forkopimda Riau dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau memenuhi Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Penghargaan prestisius tahun ketiga yang ditaja Dewan Pendidikan Riau ini Plt Gubernur Riau yang diwakili Asisten Administrasi dan Umum Setdaprov Riau, M Job Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya, MH, sejumlah tokoh Pendidikan Riau dan Komisioner Dewan Pendidikan Riau.

Ketua Panitia Anugerah Pendidikan Riau 2026, H Fithriady Syam dalam sambutannya mengungkapkan tahun ketiga di 2026 ini, Dewan Pendidikan Riau masih memberikan penghargaan untuk 7 kategori dengan sejumlah nominasi untuk tiap kategori.
"Kendati dalam kondisi dalam keterbatasan anggaran dan efisiensi namun anugerah pendidikan Riau ini tetap kita gelar. Ucapan terima kasih kami kepada sejumlah pihak yang sudah mendukung acara ini" kata Fithtriady.
Pada tahun ini kata Fithriasy, ada kategori Guru SLB Terbaik, kategori ekstrakurikuler pilihan tingkat SMA/SMK/MA dan Kategori Tokoh Pendidikan dengan pengabdian seumur hidup.
Kemudian, ada kategori Guru Daerah Terpencil Terbaik, Siswa SMA/SMK/MA terbaik, siswa SLB terbaik, serta kategori sanggar Melayu pilihan.

Adapun penerimanya, untuk kategori Guru SLB terbaik yaitu Febri Yani seorang guru di SLB Pelalawan. Untuk kategori ekstrakurikuler pilihan yaitu Tim Riset MAN 1 Kuansing (Mantist) dan kategori tokoh pendidikan dengan pengabdian seumur hidup, yaitu KH Muhammad Mursyid, serta Kategori Sanggar Melayu Pilihan yakni Sanggar Tari Gelora Seni 9 dari SMAN 9 Kota Pekanbaru.
Selanjutnya, untuk kategori guru daerah terpencil terbaik yakni Rosmiatin seorang guru Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Rupat Utara.
Untuk kategori siswa SLB terbaik diberikan kepada Wardatul Jannah siswa SLBN Indragiri Hulu, serta Taqwa Permata Sholehah SLBN Kota Pekanbaru dan Muhammad Kevin SLBN Pekanbaru serta Tora Arifandi siswa SLBN Bangkinang Kota.
Kategori siswa berprestasi tingkat SMA/SMK/MA diberikan kepada tiga penerima, yakni Pasya Dwiyandra Marja dari SMAN 8 Pekanbaru, Salwa Khalidah dari SMKN 1 Kota Dumai dan Zafran Prayata Wiza dari MAN 2 Kota Pekanbaru.
Seluruh pemenang mendapatkan sebuah trofi, sertifikat, dan juga hadiah berupa uang tunai. Hadiah diberikan secara simbolis oleh Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Junaidi juga perwakilan dari CSR seperti Pertamina Hulu Rokan, BRK Syariah, Baznas Provinsi Riau dan sebagainya yang turut serta memberikan apresiasi kepada para pemenang.
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi dan Umum Setdaprov Riau, M Job Kurniawan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Provinsi Riau.
Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para insan pendidikan yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan prestasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Pendidikan adalah pondasi utama pembangunan daerah. Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter generasi muda, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing.
Melalui Anugerah Pendidikan Riau 2026 ini, kita berharap lahir semangat baru bagi para pendidik, peserta didik, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus berkarya dan berprestasi.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan motivasi agar dunia pendidikan di Riau semakin maju dan mampu melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.
Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kolaborasi dalam membangun pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak-anak Riau.
Kepada para penerima penghargaan, saya ucapkan selamat atas capaian yang diraih. Jadikan penghargaan ini sebagai pemacu untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan. Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan pernah berhenti berkarya dan berinovasi.(***)