LAMPUNG SELATAN, LIPO – Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Lampung mengerahkan dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung pencarian 8 orang penumpang speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pengerahan dilakukan setelah Basarnas Lampung menerima Rencana Operasi SAR (Renops) H.2 dari Basarnas Banten pada Rabu (9/9/2026) pukul 00.33 WIB. Permintaan itu terkait dukungan personel dan alut SAR untuk memperkuat operasi di lapangan.
Pada pukul 07.00 WIB, dua RIB diberangkatkan. RIB 02 diisi 7 personel dan RIB 03 diisi 10 personel. Keduanya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyisiran sesuai _lsearch area yang ditetapkan.
Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah mengatakan, pengerahan ini merupakan bentuk dukungan terhadap operasi SAR di wilayah Banten.
"Kami mengerahkan dua unit RIB beserta personel untuk mendukung operasi SAR di wilayah Selat Sunda. Tim akan melaksanakan pencarian sesuai search area yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan di lapangan," ujar Deden.
Ia meminta personel tetap mengutamakan keselamatan. Sebab pencarian dilakukan di wilayah perairan dengan cakupan area yang cukup luas.
"Kami berharap upaya pencarian ini dapat segera menemukan kedelapan korban," tambahnya.
Hingga Rabu (9/9/2026), delapan orang masih berstatus Dalam Pencarian (DP).
Mereka adalah Warta, 55 tahun, selaku kapten kapal; Surakman, 60 tahun, ABK; Heriyanto, 49 tahun, guide; serta lima jurnalis yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal jurnalis freelance.
Operasi ini melibatkan unsur gabungan dari Lampung. Di antaranya Pos SAR Bakauheni, KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud, Mabes Polairud, Ditpolairud Polda Lampung, Kesbangpol, DLH, Dishub, BPBD Lampung, dan ITERA.
Selain 2 RIB, operasi juga didukung KRI Lepu, 1 paket APD, dan berbagai peralatan pendukung lainnya. Seluruh unsur bergerak mengacu pada rencana operasi dan sektor pencarian tim SAR gabungan.
Basarnas Lampung memastikan dukungan operasi akan terus dilakukan secara terkoordinasi. Penyisiran akan dioptimalkan hingga speed boat dan seluruh penumpangnya ditemukan.*****