Bupati Inhu Apresiasi Kapolda Riau dan Pangdam Turun Langsung, Karhutla 80% Tertangani

Bupati Inhu Apresiasi Kapolda Riau dan Pangdam Turun Langsung, Karhutla 80% Tertangani
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto saat meninjau lokasi karhutla bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo

RENGAT, LIPO - Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menunjukkan progres signifikan. Hingga Senin (14/9/2026), sekitar 80 persen titik api berhasil ditangani.

Saat ini, tim gabungan masih berjibaku di lapangan dengan fokus melakukan pendinginan untuk memastikan sisa titik asap benar-benar padam total.

Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan dan arahan langsung dari pimpinan Forkopimda Riau yang turun ke lapangan.

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan Kapolda Riau serta Pangdam XIX/Tuanku Tambusai yang turun langsung ke lapangan hingga upaya pemadaman ini membuahkan hasil," ujar Ade Agus Hartanto di Rengat.

Menurut Ade, penanganan Karhutla di Inhu telah berlangsung cukup panjang, yakni selama 42 hari.

Salah satu lokasi terberat berada di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, yang berbatasan langsung dengan kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan. Karakteristik lahan gambut di kawasan tersebut membuat proses pemadaman memakan waktu lama.

Ia menilai, arahan dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo membuat kerja tim di lapangan menjadi lebih terarah dan solid.

Penanganan dilakukan secara gotong royong melibatkan TNI, Polri, BPBDPKP Inhu, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pihak perusahaan, hingga masyarakat setempat.

"Semangat gotong royong sangat terasa dalam menghadapi bencana ini. Budaya gotong royong seperti ini kami harapkan dapat terus dipertahankan di tengah masyarakat," tambahnya.

Meski progres sudah 80 persen, Pemkab Inhu meminta masyarakat tidak lengah. Pasalnya, prakiraan curah hujan di wilayah Inhu masih sangat rendah dalam beberapa pekan ke depan, sehingga risiko Karhutla kembali muncul masih tinggi.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Inhu telah menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, dan lurah untuk segera mendirikan Posko Tanggap Darurat Karhutla di wilayah masing-masing.

"Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama agar kejadian Karhutla tidak terulang kembali," tegas Bupati Ade.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Karhutla

Index

Berita Lainnya

Index