PEKANBARU, LIPO— Suasana malam Idulfitri di Kota Pekanbaru mendadak berubah mencekam setelah kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 02.15 WIB dini hari.
Peristiwa tersebut menghanguskan delapan kios semi permanen serta satu unit rumah warga. Api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan terbuat dari kayu dan material yang mudah terbakar.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran membuat api sulit dikendalikan hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengerahkan delapan unit mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman berlangsung dramatis, dengan petugas berjibaku selama hampir empat jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui petugas Duul Gammar, menyampaikan bahwa besarnya api menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.
“Kami menurunkan delapan unit armada ke lokasi. Api cukup cepat membesar sehingga proses pemadaman memakan waktu lama,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya bangunan yang hangus terbakar.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(***)