PEKANBARU, LIPO - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Rohid, turun langsung meninjau SPBU di Jalan Imam Munandar, Pekanbaru, pada Selasa 5 Mei 2026.
Langkah ini diambil menyusul antrean kendaraan yang sempat memanjang di sejumlah SPBU di Riau akhir-akhir ini.
Usai melakukan pengecekan, Rohid menyampaikan bahwa situasi sudah mulai kembali normal. Menurutnya, antrian yang sempat terjadi bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan karena aksi panic buying yang dipicu oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
"Kami sudah telusuri bersama Pertamina dan BPH Migas. Tidak ada kelangkaan stok di Riau. Masyarakat sebenarnya tidak perlu khawatir karena suplai BBM nasional masih aman," tegas Rohid.
Sependapat dengan Rohid, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, memastikan bahwa semua jenis BBM baik subsidi seperti solar dan pertalite maupun non subsidi seperti Pertamina Dex masih tersedia. Harga untuk BBM nonsubsidi pun tidak mengalami perubahan.
Untuk mengatasi kepanikan yang sempat terjadi, Pertamina bahkan telah menaikkan pasokan hingga 50 persen.
"Awalnya kami tambah 30 persen, lalu kami tingkatkan lagi 50 persen. Sekarang kondisi sudah mulai normal. Kami harap masyarakat kembali beli BBM sesuai kebutuhan, tidak berlebihan," ujar Sunardi.
Pihak Pertamina katanya mengimbau warga Riau agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian di luar kebiasaan (panic buying) demi menjaga kestabilan distribusi BBM di wilayah tersebut.*****