Kabut Asap Parah Selimuti Pekanbaru, 2 Penerbangan dari Jakarta Gagal Mendarat di SSK II

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:22:45 WIB
Ilustrasi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Kabut asap pekat kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Rabu (7/10/2026) pagi. Dua penerbangan dari Jakarta terpaksa gagal mendarat akibat jarak pandang yang anjlok.

Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengonfirmasi insiden tersebut. Penerbangan pertama yang terdampak adalah Lion Air JT 292 rute Jakarta (CGK) - Pekanbaru (PKU).

Pesawat tersebut memutuskan untuk Return to Base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.44 WIB. Keputusan diambil karena jarak pandang di landasan SSK II saat itu hanya sekitar 600 meter.

"Untuk penerbangan Lion Air JT 292 rute Jakarta menuju Pekanbaru mengalami Return to Base atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.44 WIB, dikarenakan kondisi cuaca di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dengan jarak pandang saat itu sekitar 600 meter," ujar Achmad.

Tak lama setelah itu, penerbangan Citilink QG 936 dengan rute yang sama juga tidak bisa mendarat. Pesawat tersebut akhirnya dialihkan atau divert ke Bandara Hang Nadim, Batam pada pukul 08.04 WIB.

Meski begitu, tidak semua penerbangan gagal. Di tengah kabut, Pelita Air IP320 rute Jakarta - Pekanbaru berhasil mendarat dengan selamat di SSK II pada pukul 08.40 WIB. Pesawat itu sempat melakukan holding atau berputar sebanyak lima kali di udara Pekanbaru sebelum mendapat izin mendarat.

Adapun pada pukul 08.20 WIB, jarak pandang tercatat sedikit membaik menjadi sekitar 800 meter.

Achmad memastikan pihaknya terus melakukan pemantauan cuaca secara berkala. Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

"Saat ini kondisi operasional bandara terus kami pantau dan evaluasi secara berkala dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan," katanya.*****

 

Terkini