PEKANBARU, LIPO - Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Indragiri Hulu–Kuantan Singingi, Zulhendri, meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk mengedepankan dialog dengan masyarakat sebelum melanjutkan proses relokasi warga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ke Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing, Kabupaten Kuansing.
Hal ini disampaikan setelah pihaknya menjemput aspirasi masyarakat dan menemukan adanya miskomunikasi dalam pelaksanaan program tersebut.
Zulhendri menjelaskan, terdapat dua persoalan utama yang menjadi perhatian masyarakat Pesikaian terkait relokasi ini. Pertama, masyarakat setempat tidak dilibatkan sejak awal dalam proses perencanaan relokasi.
Kedua, lahan yang diperuntukkan bagi relokasi merupakan tanah ulayat yang sebelumnya telah dikerjasamakan selama kurang lebih 20 tahun dengan pola bagi hasil 40:60, dan perjanjian tersebut tinggal menyisakan sekitar tiga tahun lagi.
“Jika mengacu pada nota kesepahaman (MoU) yang ada, setelah masa perjanjian berakhir tanah tersebut seharusnya kembali menjadi tanah ulayat,” ujar Zulhendri, Kamis 8 Januari 2026.
Meski demikian, Zulhendri menegaskan bahwa masyarakat pada prinsipnya mendukung langkah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam melakukan penertiban kawasan TNTN yang selama ini dinilai terjadi pembiaran.
Dan dia juga mengapresiasi bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, penertiban mulai dilakukan secara nyata dan terukur.
Relokasi di Desa Pesikaian, lanjutnya, merupakan salah satu proyek percontohan (pilot project) pertama yang dilaksanakan di Provinsi Riau. Oleh karena itu, ia menilai penting untuk memastikan tidak muncul persoalan baru di kemudian hari yang dapat menghambat keberlanjutan program.
“Kami ingin program ini tetap berjalan dan sukses. Karena itu, masyarakat memilih untuk duduk bersama dan berdialog agar tidak menimbulkan konflik sosial ke depan,” katanya.
Zulhendri pun meminta Gubernur Riau selaku pihak yang menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait relokasi agar mengajak masyarakat berdiskusi sebelum melanjutkan tahapan berikutnya.
“Kami mohon agar masyarakat dilibatkan sejak awal, demi menghindari potensi konflik dan dampak sosial,” ujarnya.
Sebagai kader Partai Gerindra, Zulhendri menegaskan dukungan penuh terhadap program Presiden RI dan berharap relokasi di Desa Pesikaian dapat menjadi pilot project yang sukses, adil, dan membawa manfaat bagi seluruh pihak.*****