PEKANBARU, LIPO - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Pekanbaru kembali normal. Setelah sempat menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap Karhutla, siswa PAUD hingga SMP kini kembali belajar di sekolah.
Meski sudah normal, protokol antisipasi tetap diberlakukan. Siswa diminta wajib memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Jumat (25/9/2026).
"Terutama saat kualitas udara memburuk secara mendadak, mereka bisa memulangkan anak-anak lebih awal," kata Abdul Jamal.
Menurutnya, sekolah diberikan kewenangan untuk mengambil langkah cepat jika kualitas udara kembali memburuk secara tiba-tiba. Memulangkan siswa lebih awal menjadi opsi untuk melindungi peserta didik.
Selain itu, Disdik juga memberi perhatian khusus bagi siswa yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.
Siswa yang mengalami batuk maupun asma diminta berkoordinasi dengan pihak sekolah agar aktivitas belajarnya bisa disesuaikan.
Abdul Jamal menegaskan, pihaknya masih terus memantau perkembangan kualitas udara di Pekanbaru.
"Kita tetap memantau kualitas udara," ujarnya.
Jika kondisi kembali tidak sehat, kebijakan PJJ bisa saja diberlakukan kembali sesuai kondisi lapangan.