Buka MTQ Binawidya, Wako Agung Nugroho: Al-Qur'an Jangan Hanya Diperlombakan, Tapi Diamalkan

Buka MTQ Binawidya, Wako Agung Nugroho: Al-Qur'an Jangan Hanya Diperlombakan, Tapi Diamalkan
Pembukanlan MTQ di Kecamatan Binawidya Pekanbaru/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) harus lebih dari sekadar ajang pencarian juara. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Hal itu disampaikan Agung saat secara resmi membuka MTQ tingkat Kecamatan Binawidya tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Student Center Universitas Riau (Unri), Senin (2/11/2026).

Menurut Agung, esensi utama dari penyelenggaraan MTQ adalah menumbuhkan kecintaan umat terhadap kitab suci Al-Qur'an. Bukan hanya soal siapa qori dan qoriah terbaik, melainkan bagaimana masyarakat mampu memahami isi dan mengamalkan ajarannya.

"Harapan kita, Al-Qur'an ini tidak hanya untuk dipertandingkan, tetapi juga diamalkan dan dijalankan sebagai pedoman dalam keseharian. Dengan mencintai dan mengamalkan Al-Qur'an, tentu akan mendatangkan banyak pahala, termasuk menjaga lingkungan kita," ujar Agung.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen penuh untuk menghidupkan syiar Islam melalui MTQ. Tahun ini, MTQ tingkat kecamatan akan digelar secara bertahap di 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru.

Selain sebagai syiar, MTQ kecamatan juga menjadi ajang seleksi berjenjang. Para qori dan qoriah terbaik dari masing-masing kecamatan nantinya akan disiapkan untuk berlaga di tingkat yang lebih tinggi.

"Untuk itu, kami akan terus menjalankan kegiatan ini di 15 kecamatan. Puncaknya nanti akan ada MTQ tingkat Kota Pekanbaru. Masing-masing kecamatan melaksanakan perlombaan untuk mencari qori dan qoriah terbaik yang akan tampil di tingkat kota, kemudian diteruskan ke tingkat provinsi," pungkasnya.****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index