Direktur Operasional PT. Sucofindo Melakukan Kunjungan Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution

Direktur Operasional PT. Sucofindo Melakukan Kunjungan Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution
Pertemuan silaturahmi Direktur Operasional Sucofindo bersama Brigjend TNI Purn Edy Natar Nasution/ist

PEKANBARU, LIPO – Direktur Operasional PT Sucofindo, Dani Pramantyo, melakukan kunjungan resmi dan silaturahmi menemui Tokoh Masyarakat Riau yang juga mantan Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, Senin (2/11/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB ini digelar di Rumah Makan Khas Pondok Melayu, Jalan Adi Sucipto, Pekanbaru.

Dalam kunjungan tersebut, Dani Pramantyo didampingi oleh Kepala Divisi Regional Barat PT Sucofindo, Akyar Najib, Kepala Cabang Pekanbaru, Bambang Harwanta, serta Kepala Cabang Dumai, Fajar Rilian.

Pertemuan penting ini juga turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Iwan Parisman.

Selain untuk menjalin silaturahmi, kehadiran jajaran teras pimpinan BUMN ini secara khusus bertujuan untuk menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Edy Natar Nasution selaku tokoh Riau yang dikenal sangat disiplin.

Langkah ini diambil menyusul kritik tajam yang sebelumnya dilayangkan oleh Edy Natar terkait sikap manajemen PT Sucofindo yang mangkir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Provinsi Riau pada 20 Agustus 2026 lalu.

Sebagai informasi, RDP yang diinisiasi oleh DPRD Riau tersebut sedianya digelar untuk membahas hak-hak ketenagakerjaan lokal di wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan (PHR). Namun, saat itu tidak ada satu pun perwakilan PT Sucofindo yang hadir dengan dalih seluruh personel sedang melakukan dinas luar.

Sebagai tokoh yang dihormati di Bumi Melayu Lancang Kuning, Edy Natar sempat menilai ketidakhadiran korporasi bukan sekadar kelalaian administratif semata. Mantan Danrem 031/Wirabima tersebut memandang absennya manajemen sebagai bentuk ketidakpedulian korporasi yang arogan dan dinilai telah melecehkan institusi perwakilan rakyat daerah.

Meski sempat memicu ketegangan ideologis, kehadiran langsung Direktur Operasional PT Sucofindo beserta rombongan malam ini disambut baik oleh Edy Natar yang juga selaku koordinator Gerakan Mengembalikan Kedaulatan Rakyat (GMKR) di Riau ini.

Ia menilai langkah manajemen untuk datang dan meminta maaf secara langsung merupakan sebuah bentuk kearifan yang patut dihargai dan dihormati.

Edy berharap insiden ini dapat menjadi pelajaran berharga demi menjaga keharmonisan hubungan antara PT Sucofindo dengan DPRD Provinsi Riau di masa depan.

Suasana pertemuan yang awalnya formal pun perlahan mencair. Diskusi hangat tersebut berulang kali diselingi oleh tawa dan canda dari kedua belah pihak.

"Tapi ada hikmahnya juga. Kalau tidak ada kejadian ini, Pak Dani tidak akan kenal dengan Bang Edy Natar," seloroh Wakil Ketua DPRD Riau, Iwan Parisman, yang langsung disambut tawa renyah dari seluruh rombongan yang hadir.

Pertemuan penuh keakraban tersebut resmi berakhir pada pukul 21.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Direktur Operasional bersama Kepala Divisi Regional Barat PT Sucofindo dijadwalkan akan bertolak meninggalkan Pekanbaru menuju Jakarta pada Selasa (3/11/2026) .(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Edy Natar Nasution

Index

Berita Lainnya

Index