PEKANBARU, LIPO - HR Mambang Mit akhirnya terpilih sebagai Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) melalui Musyawarah Khusus, yang berlangsung di Gedung Dang Merdu, Senin (12/1/2026).
Terpilihnya HR Mambang Mit menandai kepercayaan Majelis Kehormatan dan pemuka masyarakat kepada sosok yang dinilai mampu menjadi tali pengikat di tengah berbagai pandangan dan kepentingan.
Sebelumnya, ada lima nama tampil sebagai calon Ketua Umum FKPMR, masing-masing HR Mambang Mit, Brigjen Purn. Edi Natar Nasution, Syamsurizal, Prof. Tengku Dahril, dan Hj. Azlaini Agus.
Kelima tokoh ini terlebih dahulu menempuh jalan musyawarah mufakat, menyampaikan pandangan serta visi tentang peranan FKPMR sebagai payung marwah dan adat di Negeri Lancang Kuning.
Namun di tengah penyampaian pandangan, Prof. Tengku Dahril memilih mengundurkan diri dari gelanggang pemilihan. Keputusan tersebut diterima forum dengan lapang dada, sehingga jumlah calon menyusut menjadi empat orang.
Musyawarah kemudian sepakat menyerahkan keputusan akhir kepada Majelis Kehormatan FKPMR sebagai lembaga penimbang adat dan kebijaksanaan organisasi.
Sidang pemilihan dipimpin oleh Brigjen Purn. Saleh Djasit bersama Wan Thamrin Hasyim dan Hj. Azlaini Agus. Pemungutan suara berlangsung tertib, dalam suasana adat yang dijunjung dan etika organisasi yang dijaga.
Hasilnya, HR Mambang Mit memperoleh 27 suara, unggul atas calon lainnya. Hj. Azlaini Agus meraih 15 suara, disusul Brigjen Purn. Edi Natar Nasution dengan 14 suara, sementara Syamsurizal memperoleh 4 suara.
Musyawarah khusus ini memperlihatkan bahwa FKPMR masih berpegang pada asas adat dan mufakat, meski perbedaan pandangan tak terelakkan.
Tantangan ke depan bagi Ketua Umum terpilih adalah merawat kesatuan, menguatkan peranan FKPMR sebagai penjaga marwah Melayu, serta memastikan adat tidak sekadar menjadi slogan, tetapi hidup dalam sikap dan kebijakan organisasi. *****