Masyarakat Buantan Besar Siak Keluhkan Air Bersih, Bupati Afni: Kita Cari Solusinya

Masyarakat Buantan Besar Siak Keluhkan Air Bersih, Bupati Afni: Kita Cari Solusinya

SIAK, LIPO - Masyarakat Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak mengeluhkan sulitnya mengakses air bersih. Mereka berharap di daerahnya terpasang dan dialiri Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM).

Kepala Desa Buantan Suwanto menyampaikan setiap tahun pihaknya mengusulkan melalui anggaran APBN, agar air bersih bisa masuk ke Buantan. Masyarakat berharap saat musim kemarau seperti sekarang, air bersih bisa terpenuhi untuk MCK dan persawahan.

"Kami di sini, persoalannya air bersih. Apalagi ketika musim kemarau seperti saat ini, sulit mendapatkan air, Kami berharap betul air bersih ini minimal untuk MCK dan untuk Padi saja lah," kata Suwanto, Kepala Desa Buantan Besar bicara di forum Musrenbang Kecamatan di aula Kantor Penghulu Buantan Besar Kecamatan Siak, Senin (24/2/2026) sore.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak, Ardi Irfandi menjelaskan bahwa kendala yang dihadapi saat ini lebih kepada kapasitas dan tekanan air pada sistem yang ada.

Menurutnya, penambahan sambungan rumah (SR) tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa peningkatan kapasitas mesin.

“InsyaAllah, kami akan lanjutkan usulan lama di 2027. Tapi kalau saat ini kita paksakan menambah banyak SR atau penyambungan air bersih ke rumah. Saya khawatir masyarakat kecewa karena tekanannya menurun, nanti malah air tidak sampai ke rumah," terang dia.

"Jadi kita coba upgrade dulu sistem pengelolaan airnya. Kalau tekanan sudah stabil, baru kita hitung, dengan pompa segini bisa melayani berapa rumah,” tambahannya.

Bupati Siak Afni Zulkifli yang memimpin acara itu, menanggapi usulan tersebut, bahwa pelayanan dasar, termasuk air bersih tidak boleh terganggu. Apa yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi catatannya untuk dibahas di Musrenbang dan RKPD Kabupaten.

“Masalah air bersih ini hampir tiap hari saya bicarakan dengan Pak Kadis. Macam-macam cobaan PDAM kita ini, mulai dari tekanan air, obat dan sebagainya," ucap Afni.

Afni menyampaikan, Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dan mencari solusi agar hak dasar masyarakat terpenuhi. Ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, yang mengurus air bersih, jalan, irigasi mencarikan solusi terhadap persoalan air bersih ini.

"Jadi bapak ibu, kita memang efisiensi, tapi saya bilang tidak boleh efisiensi pada pelayanan dasar, termasuk salah satunya Dinas PU. PU dan turunannya tidak boleh ada efisiensi, Cuman tinggal prioritas yang mana kita kerjakan,” tegas nya.

Ia juga memastikan pemerintah daerah tetap berikhtiar sekaligus membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat untuk memperkuat layanan dasar masyarakat.

Pemkab Siak tetap memaksimalkan sistem yang ada terlebih dahulu agar distribusi air lebih stabil, sebelum membuka penambahan jaringan baru secara bertahap.*****

 

 

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Air Bersih

Index

Berita Lainnya

Index