MEDAN, LIPO - Rakernas XVIII APEKSI di Kota Medan Sumut resmi ditutup Kamis 3 Juli 2026.
Forum 98 kota se-Indonesia ini menghasilkan 10 rekomendasi strategis dengan tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat" sebagai suara bersama penguatan pembangunan perkotaan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho hadir dan menyampaikan dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis MBG terus dilanjutkan.
"Keterlibatan aktif Pekanbaru di forum ini mempertegas komitmen kita untuk terus berkolaborasi, bertukar inovasi, dan memastikan program kerja daerah berjalan selaras dengan target pembangunan nasional," kata Wako Agung, Sabtu 4 Juli 2026.
Agung menyebut MBG berdampak langsung di Pekanbaru. "Dengan adanya program MBG ini terjadi peningkatan SDM dan perputaran ekonomi di Kota Pekanbaru”.
Banyak tenaga kerja baru direkrut di SPPG atau dapur MBG sehingga serapan tenaga kerja meningkat.
Melalui sidang pleno, seluruh pemerintah kota yang hadir kemudian menyepakati 10 rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI, yaitu:
1. Penguatan kapasitas fiskal dan reformasi hubungan keuangan pusat-daerah.
2. Penataan kebijakan ASN, PPPK, dan fleksibilitas belanja daerah.
3. Penguatan tata kelola program strategis nasional di daerah.
4. Percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
5. Transformasi tata kelola pemerintahan dan digitalisasi layanan publik.
6. Penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan.
7. Penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif.
8. Penguatan tata ruang, kerja sama daerah, dan pembangunan kewilayahan.
9. Penguatan advokasi hukum dan kepastian regulasi.
10. Pelibatan generasi muda dalam pembangunan kota secara berkelanjutan.
Rakernas 28 Juni-4 Juli 2026 juga diisi Youth City Changers, Forum Komdigi, Forum Pangan, Forum Bisnis, Karnaval Budaya Nusantara, hingga Indonesia City Expo ICE.
Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, menyebut rekomendasi ini hasil konsolidasi berbagai forum.
"Pemerintah kota punya pengalaman langsung, masukan ini diharapkan jadi bagian penguatan kebijakan nasional," ujarnya.
Sebanyak 88 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekda, dan 1 kepala Bappeda hadir. Karnaval budaya melibatkan 2.800 peserta dan ICE hadirkan 375 UMKM.
Rakernas menegaskan "kota tangguh" mencakup ketahanan fiskal, pelayanan publik, ekonomi, digital, lingkungan, dan kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.*****