PEKANBARU, LIPO – Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral sebagai persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 guna mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Rakor yang digelar di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Senin (9/3/2026), dipimpin oleh Kapolda Riau Herry Heryawan dan diikuti berbagai instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, rakor lintas sektoral tersebut menjadi bentuk komitmen bersama antara Polri dan para pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
“Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat komitmen bersama. Kebersamaan antarinstansi menjadi kunci utama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang akan merayakan Lebaran 2026,” ujar Herry.
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Polda Riau akan menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis yang dianggap rawan kemacetan maupun kecelakaan.
Sebanyak 22 pos pelayanan (posyan), 34 pos pengamanan (pospam), serta 10 pos terpadu akan didirikan untuk memberikan pelayanan serta pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Untuk mendukung kelancaran operasi tersebut, sebanyak 2.005 personel gabungan akan diterjunkan. Personel tersebut berasal dari unsur TNI-Polri serta berbagai instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, BMKG, dan stakeholder lainnya.
Kapolda berharap, dengan persiapan yang matang melalui koordinasi lintas sektoral ini, pelaksanaan mudik Lebaran di wilayah Riau dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Kami berharap masyarakat yang melaksanakan mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman hingga sampai di tujuan serta dapat berkumpul bersama keluarga. Insyaallah kami akan mengawal agar seluruh masyarakat selamat sampai ke tujuan masing-masing,” tutupnya.(***)