Kejagung Audit Riau, Pengelolaan Anggaran Kejati dan Kejari Dinilai Bersih

Kejagung Audit Riau, Pengelolaan Anggaran Kejati dan Kejari Dinilai Bersih
Pengelolaan anggaran di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berjalan akuntabel dan sesuai ketentuan./lipo

PEKANBARU, LIPO – Inspeksi khusus keuangan yang dilakukan Inspektorat Keuangan I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI menilai pengelolaan anggaran di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berjalan akuntabel dan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan yang telah memasuki hari ketiga itu tidak hanya menyasar Kejati Riau, tetapi juga sejumlah Kejaksaan Negeri (Kejari) di wilayah Riau, dengan pusat pemeriksaan dipusatkan di Kejari Pekanbaru.

Inspektur Muda Keuangan II pada Inspektorat Keuangan I Jamwas Kejagung RI, R Hari Wibowo, mengatakan hasil inspeksi tidak menemukan pelanggaran signifikan dalam pengelolaan keuangan.

“Secara umum tidak ditemukan hal-hal yang berarti. Pengelolaan dan penggunaan anggaran sudah berjalan sesuai standar operasional prosedur,” ujar Hari usai kegiatan inspeksi di Kejari Pekanbaru, Kamis (10/9).

Ia menjelaskan, kepatuhan terhadap SOP menjadi indikator utama dalam penilaian, termasuk dalam aspek pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Hasilnya, seluruh satuan kerja di bawah Kejati Riau dinilai mampu mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan secara baik.

Selain itu, pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta uang pengganti dalam perkara tindak pidana korupsi juga menjadi perhatian dalam inspeksi tersebut. Menurut Hari, capaian PNBP di wilayah Riau menunjukkan hasil signifikan.

“Untuk PNBP sudah sangat baik. Sementara penerimaan uang pengganti dalam perkara korupsi juga menunjukkan tren yang semakin kecil,” jelasnya.

Atas capaian tersebut, Kejagung memberikan apresiasi kepada jajaran Kejati Riau dan seluruh Kejari di daerah. Kinerja ini dinilai penting untuk menjaga transparansi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Harapannya kinerja ini dipertahankan dan terus ditingkatkan agar tata kelola keuangan yang akuntabel tetap terjaga,” tambahnya.

Kejari Pekanbaru Tanpa Temuan

Secara khusus, hasil pemeriksaan terhadap Kejari Pekanbaru juga menunjukkan capaian positif. Laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan dinyatakan baik tanpa adanya temuan berarti maupun kewajiban pengembalian dana.

Kepala Kejari Pekanbaru, Marlambson Carel Williams, menyampaikan bahwa hasil tersebut menjadi indikator kepatuhan internal dalam pengelolaan anggaran.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, LPJ keuangan Kejari Pekanbaru dinyatakan baik. Tidak ditemukan hal-hal yang berarti ataupun pengembalian dana,” ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan ke depan. Hal itu seiring dengan terus berkembangnya regulasi yang mengatur tata kelola dan pertanggungjawaban anggaran di lingkungan Kejaksaan.

“Ke depan harus terus ditingkatkan, apalagi dengan adanya berbagai aturan baru. Semua harus ditaati agar akuntabilitas tetap terjaga,” tegasnya.

Dengan hasil tersebut, Kejati Riau dan jajarannya diharapkan mampu mempertahankan standar pengelolaan keuangan yang transparan dan profesional di tengah tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Kajati Riau

Index

Berita Lainnya

Index