PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota Pekanbaru mengklaim telah merampungkan perbaikan jalan rusak sepanjang 40 kilometer hingga akhir Oktober 2026.
Capaian tersebut tersebar hampir di 15 kecamatan. Jumlah itu setara 66 persen dari target 60 kilometer yang dipatok hingga akhir tahun ini.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan progres perbaikan terus dikebut. Bahkan, dari target 60 km, kontrak pekerjaan sudah diteken untuk 55 kilometer.
"Target kita 60 kilometer sampai akhir tahun ini. Sekarang yang sudah selesai sekitar 40 kilometer, sedangkan pekerjaan sepanjang 55 kilometer sudah berkontrak. Mudah-mudahan sisanya bisa diselesaikan sesuai target," ujar Agung, Rabu (28/10/2026).
Artinya, Pemko masih harus menyelesaikan sekitar 20 kilometer lagi dalam dua bulan ke depan untuk mencapai target. Agung mengaku optimistis target tersebut tercapai.
Untuk memastikan pekerjaan tidak meleset, Agung berencana turun langsung memantau progres di lapangan dengan sepeda motor. Cara ini dinilai lebih efektif untuk melihat kondisi jalan secara detail.
Menurutnya, percepatan perbaikan infrastruktur ini menjadi prioritas demi kenyamanan dan mobilitas warga Pekanbaru.
Soal pendanaan, Pemko tidak mau hanya bertumpu pada APBD. Agung membuka pintu lebar bagi perusahaan dan badan usaha yang beroperasi di Pekanbaru untuk ikut berkontribusi membangun kota.
Skema kolaborasi dengan swasta dinilai bisa mempercepat pembangunan, selama sesuai aturan yang berlaku.
"Pekanbaru tidak bisa dibangun oleh pemko saja. Kami juga membutuhkan dukungan perusahaan dan badan usaha yang ada di sini. Banyak yang ingin berkontribusi dan tentu menjadi peluang untuk bersama-sama membangun Pekanbaru," pungkasnya.*****