Pemko Pekanbaru Akan Revisi Total Masterplan Banjir, Tak Lagi Tangani Per Titik

Pemko Pekanbaru Akan Revisi Total Masterplan Banjir, Tak Lagi Tangani Per Titik
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana menyempurnakan masterplan pengendalian banjir secara menyeluruh. Langkah ini diambil agar penanganan banjir tidak lagi dilakukan secara parsial atau per titik, melainkan terintegrasi dengan mempertimbangkan kondisi topografi kota.

Pembaruan masterplan tersebut dinilai penting untuk menghasilkan solusi yang saling terhubung antara satu kawasan dengan kawasan lainnya. Pasalnya, masterplan yang ada saat ini dinilai belum menggambarkan sistem pengendalian banjir secara komprehensif.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, pembahasan awal terkait penyempurnaan masterplan tersebut sudah dilakukan. Saat ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tengah mempersiapkan tindak lanjutnya.

"Iya, kemarin kita coba diskusikan. Jadi sedang dipersiapkan Bappeda. Karena masterplan yang sebelumnya hanya memotret titik banjir, titik genangan, dan rekomendasi solusi secara parsial per area," kata Markarius, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, Pemko menginginkan masterplan baru yang mampu menghubungkan seluruh jaringan pengendalian banjir. Penyusunannya harus memperhatikan aspek topografi atau kondisi ketinggian dan kontur wilayah Kota Pekanbaru secara keseluruhan.

Dengan begitu, solusi yang dirancang nantinya tidak hanya menyelesaikan genangan di satu titik, tetapi juga memperhitungkan keterkaitan aliran air dengan kawasan lain.

Markarius menyebutkan, masterplan sebelumnya memang telah mendokumentasikan sejumlah titik genangan beserta rekomendasi penanganannya. Namun, rekomendasi tersebut masih bersifat parsial dan belum terkoneksi dalam satu sistem jaringan.

"Tapi yang jelas, hasil diskusi kita kemarin, masterplan banjir ini mesti ditindaklanjuti lagi. Masterplan yang ada sebelumnya baru mendokumentasikan titik genangan. Jadi, solusi penanganannya masih parsial dan belum terkoneksi seluruh jaringannya," jelasnya.

Karena itu, Pemko Pekanbaru ingin melakukan revisi sekaligus penyempurnaan terhadap masterplan yang sudah ada. Perencanaan baru ini diharapkan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan banjir yang lebih terarah dan terintegrasi.

Markarius mengaku sudah mendiskusikan hal tersebut bersama Kepala Bappeda yang baru. Ia berharap penyempurnaan masterplan pengendalian banjir bisa menjadi pekerjaan prioritas yang segera ditindaklanjuti.

"Saya pikir ini sangat penting. Kemarin didiskusikan dengan Kepala Bappeda yang baru. Mudah-mudahan ini menjadi tanggung jawab pertama mereka, mereka harus siapkan," tukasnya. *****


 


 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Banjir

Index

Berita Lainnya

Index