INHU, LIPO - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tengah menjajaki skema pembiayaan alternatif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Salah satu yang menjadi fokus adalah pembangunan dan pengelolaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk mendukung program 'Inhu Terang'.
Penjajakan tersebut dilakukan melalui pertemuan Pemkab Inhu dengan Konsorsium Fokus Indo Lighting dan Duta Hita Jaya di Jakarta, Jumat 17 Juli 2026.
Pertemuan dipimpin Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Bapperida Bobby Mauliantino, Kepala Dinas Perhubungan Efri Maryoni, Kepala BPKAD Ria Herlina dan Kepala Diskominfotik Ergusfian.
"Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan memaparkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebagai salah satu alternatif untuk mempercepat penyediaan infrastruktur publik," kata Zulfahmi.
Selain membahas regulasi KPBU, pertemuan juga membedah proposal percepatan pembangunan lampu penerangan jalan melalui skema kerjasama pemerintah daerah dengan badan usaha yang diprakarsai pihak swasta.
"Penjajakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Inhu mencari terobosan untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Sektor penerangan jalan menjadi salah satu yang diprioritaskan untuk mendukung upaya pemerintah daerah mewujudkan program "Inhu Terang".
"Melalui skema kerja sama tersebut, badan usaha nantinya dapat mengambil peran dalam penyediaan, pengoperasian hingga pemeliharaan infrastruktur dalam jangka panjang sesuai kesepakatan dan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Dalam pemaparannya, pihak perusahaan menekankan pentingnya pembagian dan mitigasi risiko antara pemerintah dan badan usaha, mulai dari aspek pendanaan, desain, konstruksi hingga operasional.
Pemkab Inhu juga didorong mempersiapkan proyek secara matang melalui koordinasi antar perangkat daerah dan lembaga terkait sebelum skema kerja sama tersebut dapat direalisasikan.
Dalam pertemuan itu, PT Fokus Indo Lighting turut memaparkan proposal percepatan pembangunan lampu jalan dengan skema kerja sama atas prakarsa badan usaha atau unsolicited.
Pihak perusahaan mengklaim skema serupa yang diterapkan dalam proyek di Kabupaten Madiun mampu menghasilkan efisiensi biaya listrik daerah hingga 53-56 persen sekaligus meningkatkan penerimaan pajak listrik.
"Pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi yang dipaparkan kepada Pemkab Inhu untuk dipertimbangkan dalam rencana pengembangan dan penataan ulang PJU di daerah," ungkap Zulfahmi.
Pihak perusahaan juga menyatakan minat menjadi mitra strategis sekaligus calon pemrakarsa investasi untuk perencanaan ulang, pembangunan dan pemeliharaan PJU di Kabupaten Inhu.
"Meski demikian, rencana kerja sama tersebut masih dalam tahap penjajakan. Pemkab Inhu bersama OPD teknis akan melakukan kajian lebih mendalam sebelum mengambil keputusan," terangnya.
Kajian akan mencakup aspek strategis, finansial hingga kemampuan fiskal daerah untuk memastikan skema yang dipilih memberikan manfaat optimal dan tidak membebani keuangan daerah.
"Melalui penjajakan tersebut, Pemkab Inhu berharap dapat menemukan alternatif pembiayaan yang efektif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya penerangan jalan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tutup Zulfahmi.*****