BPBD Inhil Berjuang Padamkan Karhutla di Bukit Condong

BPBD Inhil Berjuang Padamkan Karhutla di Bukit Condong
Kondisi di lapangan yang curam dilewati petugas

LIPO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Bukit Condong, Kecamatan Kemuning. Di tengah medan yang berat dan minimnya sumber air, tim di lapangan tetap berupaya mengendalikan api agar tidak meluas.

Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil pada Jumat (17/7/2026) pukul 22.40 WIB, Regu 2 Karhutla yang dipimpin Dantim Hendra telah tiba di lokasi dan langsung melakukan operasi pemadaman. Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit mesin ministriker, satu unit mesin 9 HP, 25 rol selang berukuran 1,5 inci, dua selang induk, empat nozzle, satu unit pompa mesin, tujuh helm, serta kendaraan operasional berupa satu unit mobil L300 dan lima unit sepeda motor KLX.

Hingga kini, petugas masih bertahan di lokasi kebakaran. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala karena tidak tersedianya sumber air di sekitar titik api serta kondisi lahan gambut yang menyulitkan akses menuju lokasi.

Untuk mempercepat penanganan, BPBD Inhil telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna mengerahkan helikopter water bombing. Bantuan udara tersebut dikabarkan telah diberangkatkan dan sedang menuju lokasi kebakaran.

Kepala BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansyah, mengatakan seluruh personel telah diinstruksikan bekerja maksimal dalam upaya mengendalikan kebakaran. Menurutnya, dukungan helikopter water bombing diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman mengingat kondisi medan yang cukup berat.

“Kami sudah memerintahkan Regu 2 Karhutla untuk segera bergerak ke Bukit Condong. Tim sudah berada di lokasi dan bekerja semaksimal mungkin. Alhamdulillah, kami juga telah mendapat kepastian bantuan helikopter water bombing dari Pemerintah Provinsi Riau dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju titik api,” ujar Arliansyah.

Ia mengakui tantangan utama yang dihadapi petugas adalah keterbatasan sumber air dan sulitnya medan gambut. Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh personel tetap berkomitmen melaksanakan tugas demi melindungi masyarakat dan lingkungan.

“Kendala utama memang air dan medan. Namun kami tidak akan menyerah. Ini adalah upaya untuk melindungi masyarakat Inhil. Kami berharap seluruh tim diberi keselamatan dan api di Bukit Condong segera berhasil dipadamkan,” tegasnya.

BPBD Inhil juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin untuk mencegah kebakaran meluas.*****

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

Berita Lainnya

Index