Bersaing Ketat dengan Messi, Mbappe Siap Sabet Gelar Sepatu Emas Piala Dunia 2026

Bersaing Ketat dengan Messi, Mbappe Siap Sabet Gelar Sepatu Emas Piala Dunia 2026
Pemain Prancis Kylian Mbappe dalam pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 di Boston, AS, Jumat (9/7/2026)./ist

NEW JERSEY, LIPO -- Pelatih Prancis Didier Deschamps memastikan Kylian Mbappe siap tampil menghadapi Inggris pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia, sekaligus menjaga peluang meraih penghargaan Sepatu Emas atau Sepatu Emas. Mbappe bersaing ketat dengan Lionel Messi.

"Saya memiliki tugas sebagai pelatih kepala untuk melakukan segala yang saya bisa demi mencapai tujuan besok. Saya berharap kami bisa melakukannya, dan kami harus menunjukkan seluruh upaya untuk itu," kata Deschamps dikutip dari ESPN di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).

Mbappe salah satu pemain paling menonjol sepanjang turnamen dengan mengoleksi delapan gol. Jumlah tersebut sama dengan kapten Argentina Lionel Messi, namun masih berada di kedua dalam perburuan dianugerahi gol terbanyak di turnamen karena kalah jumlah assist posisi .

Gol yang dicetak pada pertandingan perebutan peringkat ketiga tetap dihitung dalam perebutan penghargaan pencetak gol terbanyak Piala Dunia, sehingga laga melawan Inggris menjadi peluang bagi Mbappe untuk melampaui Messi sekaligus membawa pulang medali perunggu.

Meski memastikan Mbappe akan turun, Deschamps juga akan mengubah susunan pemain pada pertandingan terakhirnya menjadi pelatih tim nasional Prancis setelah memimpin tim sejak 2012.

“Saya tidak ingin pembicaraan yang saya lakukan dengan para pemain. Saya belum memiliki semua elemennya, tetapi ya, saya akan mengganti beberapa pemain,” ujar Deschamps.

Pelatih yang juga pernah mengangkat trofi Piala Dunia sebagai kapten Prancis pada tahun 1998 itu mengakui laga kontra Inggris akan menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama Les Bleus.

Dia menyebut menangani tim nasional merupakan pengalaman terbesar dalam karir profesionalnya.

“Saya tahu ini adalah pertandingan terakhir dan saya tidak ingin ada yang menangis. Tim nasional Prancis, dengan semua yang menyertainya dalam kehidupan profesional saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi kepada saya,” kata Deschamps.

Sementara itu, bek Prancis Ibrahima Konate mengakui pertandingan perebutan peringkat ketiga bukan target yang diinginkan tim gagal mencapai final.

Namun, Konate menegaskan seluruh pemain tetap memiliki tanggung jawab menjaga kehormatan seragam Prancis.

"Memang itu bukan tujuan kami. Kami ingin bermain di final, tetapi kami tetap mewakili Prancis. Merupakan impian banyak orang yang mengenakan seragam ini dan menyanyikan Marseillaise, karena itu kami harus menghormati seragam yang kami kenakan," ujar Konate.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Piala Dunia

Index

Berita Lainnya

Index