Ekonomi Riau Tumbuh 4,89% di Triwulan I-2026

Ekonomi Riau Tumbuh 4,89% di Triwulan I-2026
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Perekonomian Provinsi Riau pada triwulan I-2026 menunjukkan kinerja yang beragam. 

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp317,14 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp152,45 triliun.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, menyampaikan bahwa secara tahunan (year-on-year/y-on-y), ekonomi Riau triwulan I-2026 terhadap triwulan I-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,89 persen.

“Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan peningkatan mencapai 13,87 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Impor Luar Negeri melonjak sangat signifikan, yaitu sebesar 66,31 persen,” ujar Asep, Kamis 7 Mei 2026.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/q-to-q) atau triwulan IV-2025, ekonomi Riau justru mengalami kontraksi sebesar 0,33 persen. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya sejumlah lapangan usaha dan komponen pengeluaran.

“Dari sisi produksi, kontraksi terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan yang turun hingga 10,50 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Luar Negeri mengalami penurunan terdalam mencapai 6,23 persen,” jelas Asep.

Namun kabar positif terlihat ketika perekonomian Riau dihitung tanpa sektor migas. Pada triwulan I-2026, ekonomi non-migas Riau tumbuh sebesar 5,86 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan pertumbuhan pada periode yang sama tahun sebelumnya (triwulan I-2025) yang berada di level 5,59 persen.

Secara spasial, Provinsi Riau memegang peranan penting dalam struktur perekonomian Indonesia. Pada triwulan I-2026, Riau memberikan kontribusi sebesar 5,14 persen terhadap PDB nasional.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#BPS

Index

Berita Lainnya

Index