Ekspor Riau Naik 6,61 Persen Sepanjang Januari-September 2026

Ekspor Riau Naik 6,61 Persen Sepanjang Januari-September 2026
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Nilai ekspor Provinsi Riau pada periode Januari–September 2026 mencapai US$16,92 miliar, naik 6,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Kenaikan ini sejalan dengan ekspor nonmigas yang mencapai US$16,47 miliar atau tumbuh 10,58 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Asep Riyadi, menyampaikan bahwa capaian ekspor September 2026 juga menunjukkan lonjakan signifikan. Nilai ekspor Riau pada September 2026 mencapai US$2,30 miliar, naik 45,21 persen dibandingkan September 2025.

"Ekspor nonmigas September 2026 mencapai US$2,28 miliar, naik 54,85 persen dibanding September 2025. Sementara ekspor migas September 2026 mencapai US$19,57 juta, turun 82,42 persen dibanding September 2025," ujar Asep Riyadi dalam keterangannya, Rabu 4 November 2026.

Dari sepuluh komoditas katanya nilai ekspor nonmigas terbesar Januari - September 2026, komoditas lemak dan minyak hewan/nabati mencatat peningkatan terbesar, yaitu US$1,22 miliar atau 14,21 persen. Sebaliknya, bubur kayu (pulp) mengalami penurunan terbesar sebesar US$146,14 juta atau 10,07 persen.

Sementara itu, tujuan ekspor nonmigas terbesar Riau Januari-September 2026 adalah Tiongkok dengan nilai US$3,08 miliar, disusul India US$1,58 miliar, dan Malaysia US$1,22 miliar. 

"Ketiga negara ini menyumbang 35,71 persen dari total ekspor nonmigas. Ekspor ke kawasan ASEAN mencapai US$2,86 miliar, sedangkan ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$1,85 miliar," katanya.

Menurut sektor, tambahnya ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari-September 2026 meningkat 11,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Namun, ekspor hasil pertanian justru turun 17,53 persen.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Ekspor

Index

Berita Lainnya

Index